5 Pekerjaan Aneh Sebelum Era Teknologi Merebak






Banyak perangkat teknologi yang tak bisa lepas dari kehidupan manusia. Sebut saja lemari pendingin untuk membuat es dan smartphone untuk memotret, pemandu jalan, dan masih banyak lagi.

Tapi, tahukah kamu, sebelum teknologi hadir, orang-orang zaman dulu, terutama orang yang lahir di penghujung abad ke-20 dan awal abad ke-21, masih menggunakan tenaga manusia untuk melakukan sesuatu? Ya, tanpa sokongan teknologi, mereka bekerja untuk membuat es batu, menyalakan lampu di jalan, serta mengendalikan lift.


Apa saja pekerjaan-pekerjaan unik sebelum teknologi “menyerbu” dunia? Berikut ini adalah lima (5) pekerjaan yang dianggap aneh zaman dulu

Pembaca Pengumuman

Pada zaman dahulu kala, profesi ini kerap ditemui, terutama di kota-kota besar. Pekerjanya adalah seorang pria yang bersuara tinggi dan kencang.
Mereka berseragam dan membawa bel kecil. Tugasnya adalah membacakan pengumuman penting, misalnya putusan publik, sehingga orang-orang di sana bisa mendengarkan pengumuman tersebut.
Kini, profesi ini sudah menghilang karena tergerus oleh radio, televisi, dan internet.


Pembaca Surat Kabar


Terdengar sederhana, tapi sebenarnya berat karena pembaca harus membacakan koran di hadapan para buruh pabrik, seperti buruh rokok, selama berjam-jam.

Pekerjanya pun harus memiliki suara yang bagus dan nyaring. Di samping itu, profesi ini juga menghibur para buruh yang merasa bosan dan jenuh di lingkungan kerja.

Setelah teknologi radio mulai berkembang, profesi ini lama-lama menghilang. Mengapa? Pembaca surat kabar ini tak lagi diperlukan. Buruh bisa mendengarkan informasi berita dari siaran radio. Lalu, bagaimana nasib pembaca surat kabar? Mayoritas dari mereka beralih profesi menjadi penyiar radio.

Pengetuk Jendela

Pekerjaan yang terdengar cukup aneh ini, menjadi primadona ketika teknologi jam belum ditemukan. Jasa pengetuk jendela ini sangat besar pada masa lampau.

Pendegar Pesawat Terbang


Tugasnya adalah mendeteksi keberadaan pesawat musuh lewat cermin akustik yang didesain untuk memfokuskan gelombang radio di satu tempat. Dia juga menggunakan mikrofon paraboli untuk mendeteksi pesawat lawan.

Terdengar rumit dan pekerjanya bukan sembarang orang. Orang yang ditempatkan di posisi ini adalah tentara terlatih yang mampu mendeteksi pesawat musuh lewat gelombang radio.

Pengantar Susu Segar


arena jumlah kulkas masih kurang dan susu segar tidak tahan lama, profesi ini lahir. Uniknya, mayoritas pengantar susu ini adalah pria yang tampan dan ramah. Tak perlu keahlian khusus untuk menjadi seorang pengantar susu segar.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.