Viral Foto UFO Bersembunyi di Balik Langit, Asli atau Ilusi?
Belum lama ini, ada sebuah foto yang membuat heboh dunia maya. Foto tersebut memperlihatkan pemandangan langit indah di General Santos, Filipina.
Lantas, apa yang membuatnya viral? Yang membuat foto itu banyak diperbincangkan warganet ternyata adalah objek yang ‘bersembunyi’ di balik langit.
Menurut yang dilansir Mirror, Kamis (9/8/2018), objek yang ada di balik langit berbentuk kumpulan cahaya ultraviolet yang memperlihatkan lingkaran besar.
Banyak yang beranggapan itu merupakan objek luar angkasa seperti UFO, tetapi tak sedikit pula yang menilai objek ini hanyalah trik ilusi semata.
Menurut asumsi Scott C Waring, pakar objek luar angkasa dari UFO Sightings Daily. Menurutnya, objek tersebut memang benar-benar UFO.
“UFO ini bersembunyi di balik langit selama matahari terbenam untuk beberapa menit,” kata Waring.
Lain lagi dengan penulis UFO Investigations Manual, Nigel Watson. Ia berpandangan, objek itu hanyalah efek warna pelangi yang menciptakan lingkaran besar di balik langit.
“Fenomena ini sangat jarang terjadi dan apa yang dikatakan Waring itu tidak benar. Ini adalah efek Halo (lingkaran cahaya) yang murni terjadi dan sekilas memang berbentuk objek raksasa. Jadi tidak ada yang perlu diperdebatkan,” kata Watson.
Pentagon Diam-Diam Gelontorkan Rp 270 Miliar demi Selidiki UFO
Kabarnya, mereka mengeluarkan dana besar senilai US$ 20 juta atau setara dengan Rp 270 miliar untuk menginvestigasi hal tersebut.
Sayang, detail dari program tersebut tidak bisa dikulik lebih lanjut mengingat Pentagon menutup rapat soal informasi ini.
Pentagon juga dikabarkan menyimpan sejumlah dokumen yang berisi soal informasi keberadaan pesawat misterius dengan kecepatan super dan juga beberapa penampakan objek misterius di angkasa.
Program rahasia Pentagon ini awalnya digagas oleh senator Partai Demokrat AS, Harry Reid yang sempat menjabat ketua Senat. Pada akhirnya, ia membenarkan program tersebut memang benar-benar ia cetus.
Ilmuwan Tak Setuju
Walau program tersebut sudah berakhir, beberapa pejabat mengaku mereka masih tetap tertarik untuk menyelidiki penampakan objek misterius di angkasa.
Namun hal tersebut dipandang skeptis oleh beberapa ilmuwan. Mereka berdalih, kejadian-kejadian aneh yang mungkin saja tertangkap mata belum bisa menjadi bukti utuh kehidupan makhluk ekstraterestrial.
"Mungkin saja ini disebabkan oleh Tiongkok dan Rusia yang mencoba melakukan sesuatu, dengan mengembangkan teknologi canggih yang malah mengancam AS," ujar staf yang enggan disebutkan namanya ini.



Tidak ada komentar